Saturday, 19 March 2011

Prinsip dan Praktek Akuntansi



Akutansi Sebagai Suatu Sistem Informasi

Tujuan akuntansi adalah mencatat, mengikhtisarkan, melaporkan dan menginterpretasikan data ekonomi untuk di gunakan oleh banyak kelompok di dalam sistem ekonomi dan sosial kita. Dalam pengertian ini, akuntansi sering disebut “bahasa bisnis”. Bahasa ini bisa di anggap sebagai sistem informasiyang memberi informasi penting tentang kegiatan keuangan suatu kesatuan kepada berbagai individu atau kelompok untuk digunakan dalam membuat pertimbangan dan keputusan yang terinformasi.
Akuntansi digunakan untuk mengumpulkan data ekonomi dan mengkomunikasikan data ini kepada individu-individun dan kelompok yang berbeda.
Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap informasi akuntansi
Dari internal perusahaan
·  Manajer
·  Karyawan
·  Pemilik

Dari external perusahaan
·  Investor
·  Kreditur
·  Pemasok/supleyer
·  Pemerintah
·  Pelanggan
·  Pesaing
·  Masyarakat


Profesi Akuntansi

Akuntansi merupakan suatu profesi yang berkembang dengan pesat yang anggota-anggotanya dapat terlibat dalam
1.                       Akuntansi internal
2.                       Akuntansi publik

Akuntansi yang di pekerjakan oleh suatu perusahaan atau organisasi nirlaba, misalnya sebagai akuntan kepala, kontroler atau wakil direktur keuangan dikatakan terlibat dalam akuntansi internal. Para akuntan yang memberikan jasa akuntan atas dasar honororium, dan akuntan staf  yang bekerja padanya, dikatakan terlibat dalam akuntansi publik. Akuntansi publik yang memenuhi persyaratan peendidikan negara pengalaman dan lulus ujian boleh membuka praktek sebagai akuntan publik terdaftar (CPA – Certified Public Accountants).
Bidang-bidang terspesialisasi dalam akuntansi telah tumbuh sebagai hasil kemajuan teknologi yang cepat dan pertumbuhan ekonomi yang meningkat. Bidang-bidang akuntansi yang lebih penting adalah akuntansi keuangan, auditing, akuntansi biaya, akuntansi manajerial, akuntansi pajak, sistem akuntansi, akuntansi penanggaran, akuntansi internasional, akuntansu bukan laba, akuntansi sosial dan pendidikan akuntansi.


Prinsip-prinsip dan Praktek

Prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum telah tumbuh guna membentuk suatu dasar bagi praktek akuntansi. Beberapak sosiasi akuntansi profesional dengan salah satu domainnya yaitu Financial Accounting Standards Board, telah menerbitkan pernyataan-pernyataan tentang prinsip akuntansi.
Konsep kesatuan usaha didasarkan pada daya terap akuntansi pada unit ekonomi tersendiri pada masyarakat. Perusahaan yang mencari laba lazimnya diorganisasikan sebagai perusahaan perorangan, firma/persekutuan atau perseroan.
Prinsip biaya masyarakat bahwa kekayaan dan jasa yang dibeli oleh suatu perusahaan dicatat dalam suatu biaya.


Transaksi Bisnis/Perusahaan

Transaksi bisnis adalah suatu peristiwa atau keadaan yang harus dicatat.transaksi bisnis dapat sederhana atau rumit dan bisa menjurus pada suatu kejadian atau keadaan yang menghasilkan transaksi lain.


Aktiva, Kewajiban dan Modal Pemilik

Kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan dan hak atau klaim terhadap kekayaan bisa dinyatakan dalam bentuk persamaan sebagai berikut:

Aktiva = Ekuitas.

Perluasan persamaan dengan menambah dua jenis dasar Ekuitas menghasilkan yang berikut:

Aktiva = Kewajiban + Modal Pemilik





Transaksi dan Persamaan Akuntansi
 
Semuat transaksi dari yang termudah sampai yang paling rumit dapat dinyatakan dalam hasil perubahan tiga unsur dasar persamaan akuntansi. Yakni, akibat semua transaksi dapat dinyatakan dengan kenaikan dan/atau penurunan dalan satu atau lebih unsur persamaan akuntansi sedemikian rupa sehingga kesamaan dari kedua sisi persamaan akuntansi selalu terjaga.


Laporan Akuntansi

Setelah akibat dari masing-masing transaksi ditentukan dan di catat, laporan-laporan yang mengikhtisarkan akibat transaksi tersebut disusun dan disampaikan kepada pemakai. Laporan keuangan utama dari perusahaan perorangan adalah laba-rugi, laporan modal pemilik, neraca, dan laporan arus kas. Laporan keuangan untuk perorangan adalah serupa untuk perusahaan perorangan, kecuali bahwa yang disusun adalah laporan laba yang ditahan dan bukan laporan modal pemilik. Bagian modal pemilik dari neraca disebut modal pemegang saham, bukan modal pemilik. Di samping itu, arus kas dari kegiatan keuangan untuk sebuah perseroan berasal dari hasil penjualan modal saham dan pembayaran dividen, bukan dari investasi dan pengambilan pemilik.

No comments:

Post a Comment